Codificazione di alcolismo in Stavropol Krai

Alcolismo: come uscirne?

Smettere di bere e godere la vita

Dalam kedua kasus, perempuan sama-sama mengajukan protes. Kasus pertama adalah protes atas hak mereka untuk mengenakan apa yang mereka inginkan, sedangkan kasus kedua adalah protes untuk codificazione di alcolismo in Stavropol Krai mengenakan pakaian yang diwajibkan bagi mereka berdasarkan hukum negara.

Meski terdengar paradoks, di Rusia, kedua kampanye tersebut bisa bersatu. Situasi ini, menurut laporan lembaga analisis Amerika Pusat Riset Pew, menjadikan Rusia sebagai satu-satunya negara di dunia yang memiliki peraturan berpakaian bagi perempuan yang sempat mewajibkan, tapi kemudian melarang beberapa jenis pakaian tertentu.

Perempuan-perempuan muslim warga kota Moskow pada perayaan ulang tahun kota di Poklonnaya Gora. Republik Chechnya adalah satu-satunya wilayah yang mewajibkan, atau lebih tepatnya mengimbau keras, perempuan untuk mengenakan jilbab. Memang, tak ada peraturan daerah yang menetapkan kewajiban untuk mengenakan kerudung dan, berkaitan dengan hukum, perempuan Chechen bisa mengenakan apa pun yang codificazione di alcolismo in Stavropol Krai suka.

Namun kenyataannya, selama bertahun-tahun republik yang mayoritas populasinya beragama Islam di Kaukasus Utara Rusia ini telah memaksakan sebuah peraturan berpakaian bagi perempuan.

Peraturan berpakaian pertama kali diterapkan codificazione di alcolismo in Stavropol Krai Pada masa itu, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov yang menjabat sebagai perdana menteri republik, menyatakan di depan umum bahwa perempuan Chechnya tak seharusnya terlihat dengan rambut yang tak ditutupi kerudung. Padajilbab menjadi sebuah kewajiban bagi para pegawai pemerintah, pekerja di sektor publik, serta guru.

Kemudian, perempuan tak boleh memasuki institusi tersebut tanpa mengenakan kerudung. Seorang gadis menatap pada bunga-bunga sakura yang bermekaran di Grozny, Chechnya, Rusia. Kontroversi kemudian muncul ketika terjadi insiden penyerangan dengan menggunakan senapan paintball terhadap perempuan Chechnya yang pakaiannya melanggar aturan berpakaian Islam.

Serangan tersebut dilakukan oleh para aktivis dengan dukungan dari para pejabat senior Chechen. Para aktivis ini secara reguler menyisir kota Grozny, ibu kota Chechnya. Ketika mereka menemukan perempuan muda tanpa jilbab atau mengenakan rok pendek, mereka akan menembak para perempuan itu menggunakan senapan paintball dari jendela mobil.

Selain itu, dari waktu ke waktu, berbagai kampanye digelar di Chechnya, yang mendesak perempuan untuk mematuhi hukum Syariah. Dalam acara tersebut, para aktivis membagikan pakaian panjang dan jilbab bagi para pejalan kaki perempuan di Grozny. Hal itu, menurut para pakar, hanya perlu diterapkan bagi para perempuan paruh baya dan yang lebih tua. Di codificazione di alcolismo in Stavropol Krai, perempuan dilarang mengenakan jilbab di sekolah dan universitas.

Para orangtua dan komunitas muslim lokal mengajukan protes, tapi para pejabat kementerian pendidikan dan lembaga hukum menegaskan bahwa peraturan berpakaian di wilayah tersebut harus benar-benar bersifat sekuler.

Saat itu, rektor universitas mengambil keputusan tersebut untuk menjamin keamanan para pelajarnya. Tak lama kemudian, tindakan serupa juga diambil oleh beberapa universitas negeri di Volgograd, Astrakhansk, dan Rostov. Bahkan, di Universitas Negeri Mordovia pernah terjadi insiden pengusiran mahasiswi berjilbab pada jam kuliah. Sumber: PhotoXPress. Terkait skandal di Stavropol Krai padaPresiden Putin sempat tampil di saluran televisi Perviy Kanal Channel One dan secara terang-terangan mendukung pelarangan jilbab.

Memang ada unsur-unsur etnis tertentu yang diterapkan pada republik yang berbasis etnis. Namun, ini jilbab bukan fitur etnik melainkan demonstrasi yang berkaitan dengan sikap terhadap agama. Pada tahun yang sama, Stavropol Krain melarang pakaian yang bersifat keagamaan. Sementara di Mordovia, kasus ini dibawa hingga ke Mahkamah Agung Rusia codificazione di alcolismo in Stavropol Krai, yang pada menegaskan bahwa pakaian anak sekolah harus sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah Republik Mordovia.

Republik Tatarstan yang didominasi oleh umat Islam bisa menjadi contoh bagi seluruh Rusia dan dunia. Tak ada peraturan berpakaian bagi perempuan di sana.

Tergantung pandangan agama mereka, perempuan bebas untuk keluar dan memasuki tempat publik baik dengan mengenakan kerudung dan rok panjang atau dengan rambut berkibar bebas dan mengenakan rok pendek. Mereka codificazione di alcolismo in Stavropol Krai bisa mengenakan kerudung untuk foto dokumen resmi. Dengan kata lain, perempuan di Tatarstan menikmati kebebasan untuk memilih yang diinginkan oleh para perempuan Prancis dan Iran. Masjid-masjid indah ternyata tak hanya ada di Timur Tengah.

Rusia juga rumah bagi banyak masjid indah. Jika ke Rusia, jangan lupa juga untuk mengunjungi situs-situs ziarah Islam di negara ini. Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut. Bahasa Indonesia. Jilbab di Rusia: Diwajibkan dan Dilarang Nov 04 Di Indonesia, negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, tidak ada peraturan yang mewajibkan perempuan muslim mengenakan jilbab, kecuali di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Namun Rusia, negara yang 14 persen penduduknya menganut agama Islam, adalah satu-satunya negara di dunia yang mewajibkan dan sekaligus membatasi penggunaan codificazione di alcolismo in Stavropol Krai. Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta. Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Codificazione di alcolismo in Stavropol Krai Russia Beyond.

Terima kuki.

Copyright © All Rights Reserved. 2018
Proudly powered by WordPress | Theme: BetterHealth by CanyonThemes.